Showing posts with label Manhajiyyah. Show all posts
Showing posts with label Manhajiyyah. Show all posts

Monday, October 6, 2014

Analisa : Kenapa Fitnah Di Indonesia Tak Kunjung Padam?

بِسْمِ اللهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْمِ






Analisa : Kenapa Fitnah Di Indonesia Tak Kunjung Padam?



Telah sampai kepada saya dua buah surat yang berisi sebuah "ANALISA" fitnah yang terjadi di Negara kita Indonesia yang tidak kunjung padam. Saudara penganalisis ini ingin memberikan analisa dan juga sekaligus solusi bagaimana menyelesaikan segala permasalahan yang terjadi di Indonesia. Namun sangat disayangkan, niat baik dia tercampuri dengan sikap fanatik pada satu pihak dan menyalahkan pihak yang lain dan juga padanya penggambaran serta pengkiyasan yang kurang tepat, maka hal ini bisa menyebabkan bagi orang membaca analisa tersebut dalam keadaan tidak tahu hakikat permasalahan yang sesungguhnya, akan terbawa oleh analisanya sehingga tergiring kemana penganalisis akan membawanya.


Berikut dua analisa yang sampai kepada saya tanpa saya edit dan ubah tulisannya:





  1. Syaikh abdurrohman sejak fitnahnya hajuri sampai skrg blm ada bantahnx dimajlis umum trhadp syaikh yahya tdk pula dg tulisan...adkah ulama yg mangatakn "syaikh abdurrohman lembek manhajnya ?? "bgtpn masyaikh yg lainnya,sprt syaikh abdulloh adzamary,syaikh,muh.assoumaly.dll dlm keadaan mereka tau klo syaikh yahya memilki penyimpangan,dan ulama lain yg membantah syaikh yahya tdk menyalahkn ulama2 yg msh mendekati syaikh yahya dlm rangka menasehatinya bkn setuju dg penyimpanganx,dan ini letak perbedaan ulama yaman dg sebagian asatidzah di indo dalm menyikapi fitnah...khususnya fitnah org2 yg asalnya adlh ahlissunnah..klo kita mengikuti manhajx para ulama dlm hal ini,insyaAllah asatidzah salafiyyiin. di indo akn bersatu..allahu 'alam ini menurut analisa ana pribadi.

  2. Padahal fitnah diyaman lbh para dibanding indonesia.krn disana memang bersentuhan lgsg dg sebab2 fitnah.hajuri asalanya di sana,abul hasan alma'ribi tinggalnya disana bhkn punya pondok dan sntri org2 indo,zindani ada disana,rofido ada disana indonesia sbnrnya cm kena imbas2nya,org2 yamqnpun tdk kalah semangatnya klo ada fitnah,tp kenapa di indo lbh terasa hawanya dan dipusatnya (yaman)bagaikn tdk ada fitnah...krn sebagian ust.di indo trll mengembor2kn dan menyeret seluruh madu' msk ke dlm lubang fitnah, klo ulama diyaman melibatkn org2 yg berkompoten sj,khususnya fitnah yg berkaitan sesama ahlissunnah.



Apakah benar apa yang disampaikan olehnya? Begitukah gambaran dan solusinya?


Saturday, September 13, 2014

Nasehat Untuk Orang Yang Tidak Suka Ilmu Al-Jarh Wat-Ta'dil







NASEHAT UNTUK ORANG YANG TIDAK SUKA ILMU Al-JARH WAT-TA'DIL

Berkata Al Imam Al Wadi'i rahimahullah Ta'ala:


"Seorang yang meninggalkan ilmu al-Jarh (cercaan) wat-Ta'dil (pujian), maka berarti dia membenci sunnah.


Apabila disana tidak ada ilmu al-Jarh wat-Ta'dil, maka sungguh perkataan da'i (sunni) yang berilmu dan memiliki keutamaan yang menyeru dijalan Allah akan disamakan dengan perkataannya 'Ali At Thanthawi, Mahmud Ash Shawwaf, Muhamad Al Ghazali, atau Syiah Rafidhah, atau disamakan dengan perkataan si Shufi Hasan As Saqaf.


Maka Aku katakan: Tidaklah yang meninggalkan ilmu ini melainkan orang yang jahil, atau ada pada hatinya penyakit atau dia sendiri tahu kalau dirinya orang yang majruh (tercerca), sehingga berusaha membuat (orang) lari dari ilmu al-Jarh wat- Ta'dil, karena dia tahu kalau dirinya (termasuk) orang yang tercerca.


Sumber : Kitab "Nashaih wa Fadhaaih" halaman 114.